Travelling

Backpacker Jakarta–Bali Cuma Rp500 Ribuan? Begini Cara Hematnya!

BALI – Pulau Dewata selalu jadi magnet bagi wisatawan, termasuk para backpacker yang ingin menikmati keindahan Bali dengan biaya seminimal mungkin. Dari Jakarta, banyak cara untuk sampai ke Bali tanpa harus menguras tabungan. Dengan perencanaan cermat, traveler bisa berangkat hanya bermodalkan ratusan ribu rupiah.

Berikut panduan lengkap cara backpacker dari Jakarta ke Bali dengan biaya minimal, mulai dari transportasi, penginapan, hingga tips menghemat pengeluaran.

1. Transportasi Murah Jakarta–Bali

Transportasi biasanya menjadi komponen biaya terbesar. Tapi ada beberapa opsi hemat:

  • Kereta Api Jakarta–Banyuwangi
    Dari Stasiun Pasar Senen, pilih kereta ekonomi menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi. Harga tiket mulai Rp230.000–Rp280.000. Perjalanan memang panjang, sekitar 16–18 jam, tapi pemandangan sepanjang jalur Jawa bisa jadi pengalaman tak terlupakan.
  • Bus Malam Ekonomi
    Alternatif lain adalah naik bus malam ekonomi dari Terminal Pulo Gebang Jakarta ke Denpasar. Harga tiket berkisar Rp350.000–Rp400.000 sudah termasuk tiket kapal penyeberangan di Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk. Durasi perjalanan 20–22 jam.
  • Pesawat Low Cost
    Jika ingin cepat, cari tiket promo maskapai bertarif rendah. Kadang harga promo bisa didapat mulai Rp600.000 PP (Jakarta–Denpasar). Namun, ini hanya cocok jika menemukan jadwal diskon.

Tips Hemat: Untuk backpacker sejati, opsi paling irit adalah kombinasi kereta ke Banyuwangi + kapal feri Gilimanuk + bus lokal ke Denpasar. Total biaya bisa di bawah Rp350.000 sekali jalan.

2. Menyeberang dengan Kapal Feri Gilimanuk

Dari Stasiun Ketapang, cukup jalan kaki ke Pelabuhan Ketapang. Tiket kapal feri menuju Gilimanuk, Bali hanya Rp8.500 per orang. Durasi penyeberangan sekitar 45 menit.

Sesampainya di Gilimanuk, traveler bisa melanjutkan perjalanan dengan bus kecil atau travel lokal ke Denpasar dengan ongkos sekitar Rp60.000–Rp80.000.

3. Transportasi Murah di Bali

Bali punya banyak pilihan transportasi hemat untuk backpacker:

  • Sewa Motor
    Tarif sewa motor harian mulai dari Rp60.000–Rp80.000. Motor lebih fleksibel menjangkau tempat wisata. Pastikan punya SIM C dan gunakan helm.
  • Transportasi Online
    Ojek dan mobil online banyak tersedia di kawasan wisata. Untuk jarak dekat, biaya bisa lebih murah dibanding sewa kendaraan.
  • Bus Trans Sarbagita
    Layanan bus umum ini melayani rute Denpasar, Nusa Dua, hingga Batubulan dengan tarif mulai Rp3.500 per sekali jalan.

4. Penginapan Hemat Backpacker

Bali terkenal ramah untuk semua kalangan traveler. Ada banyak opsi penginapan murah:

  • Hostel Backpacker
    Tarif dormitory mulai dari Rp70.000–Rp120.000 per malam dengan fasilitas WiFi, AC, hingga sarapan sederhana. Lokasi populer ada di Kuta, Legian, dan Canggu.
  • Losmen atau Guest House
    Pilihan lain adalah losmen keluarga dengan harga Rp100.000–Rp150.000 per malam. Lebih privat dan tenang, cocok untuk istirahat setelah perjalanan panjang.
  • Camping atau Homestay Lokal
    Di beberapa kawasan seperti Ubud dan Bedugul, ada opsi camping atau homestay dengan tarif sangat terjangkau.

5. Makan Murah Khas Bali

Bali tak hanya terkenal dengan wisata alamnya, tetapi juga kulinernya. Untuk backpacker hemat:

  • Warung Nasi Campur
    Harga mulai Rp15.000–Rp20.000 sudah dapat nasi dengan lauk ayam, tempe, sayur, dan sambal.
  • Kuliner Pasar Malam
    Banyak pasar malam di Denpasar atau Kuta yang menjual makanan dengan harga ekonomis, mulai dari sate lilit Rp10.000 hingga pisang goreng Rp5.000.
  • Masak Sendiri
    Jika menginap di hostel dengan dapur umum, belanja bahan di pasar lokal bisa lebih murah. Budget makan harian bisa ditekan hingga Rp30.000–Rp50.000 saja.

6. Tempat Wisata Gratis & Murah di Bali

Liburan hemat bukan berarti kehilangan pengalaman. Bali punya banyak destinasi gratis atau murah:

  • Pantai Kuta & Seminyak – gratis masuk, hanya bayar parkir motor Rp5.000.
  • Pantai Pandawa – tiket masuk sekitar Rp15.000.
  • Pura Tanah Lot – tiket Rp30.000, salah satu ikon Bali.
  • Campuhan Ridge Walk Ubud – jalur trekking indah dan gratis.
  • Pantai Jimbaran – bisa menikmati sunset tanpa tiket masuk.

Dengan memilih destinasi gratis, traveler bisa menekan biaya liburan secara signifikan.

7. Estimasi Biaya Backpacker Jakarta–Bali

Dengan strategi hemat, inilah perkiraan biaya perjalanan backpacker Jakarta–Bali:

  • Tiket kereta Jakarta–Banyuwangi: Rp250.000
  • Kapal feri Ketapang–Gilimanuk: Rp8.500
  • Bus Gilimanuk–Denpasar: Rp70.000
  • Sewa motor harian: Rp70.000
  • Penginapan hostel per malam: Rp100.000
  • Makan harian: Rp50.000–Rp70.000
  • Wisata & tiket masuk: Rp50.000

Total estimasi per hari (di luar transportasi Jakarta–Bali): sekitar Rp250.000–Rp300.000. Jika hanya membawa modal Rp1,5 juta, traveler sudah bisa menikmati 4–5 hari liburan hemat di Bali.

8. Tips Tambahan Backpacker Hemat

  1. Booking Tiket dari Jauh Hari – Lebih murah dibanding beli mendadak.
  2. Bawa Botol Minum Isi Ulang – Hemat hingga Rp20.000 per hari.
  3. Gunakan Peta Offline – Hindari biaya roaming atau paket data mahal.
  4. Traveling Berkelompok – Biaya transportasi dan penginapan bisa dibagi.
  5. Pilih Musim Sepi – Tarif penginapan dan sewa kendaraan lebih murah di luar musim liburan.

Bali Ramah untuk Backpacker Hemat

Bali bukan hanya untuk traveler berbudget tinggi. Dengan perencanaan cerdas, perjalanan dari Jakarta ke Bali bisa dilakukan hanya dengan biaya minimal. Mulai dari transportasi murah, penginapan hemat, hingga kuliner warung rakyat, semua bisa diatur agar tetap menyenangkan.

Bagi para backpacker, pengalaman perjalanan panjang Jakarta–Bali justru menjadi bagian tak terpisahkan dari cerita liburan. Jadi, sudah siap mencoba liburan murah meriah ke Pulau Dewata?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *